You are currently browsing the tag archive for the ‘brefos’ tag.

Anak-anak yang dibawa adalah brefos, yaitu anak yang masih menyusu. Anak-anak kecil seperti itu sudah serendah mungkin, sepenuhnya bergantung pada ibu untuk bisa hidup. Mereka dibawa kepada Yesus untuk disentuh, yaitu, diberkati (bdk. Mrk 10:16).

Para murid tidak setuju (15b). Kata “memarahi” (epitimao) berarti menegor dengan keras untuk menghentikan sesuatu. Mengapa mereka keberatan tidak dijelaskan, tetapi jika kita berangkat dari 18:14b, mereka menganggap bahwa tidak pantas kalau Yesus berurusan dengan anak.

Apapun alasannya, Yesus sangat keberatan terhadap mereka (16). Dengan paralelisme yang tegas—“biarlah mereka datang…jangan menghalangi mereka”—Yesus mau menerima anak-anak itu. Justru anak-anak itu yang memiliki sifat anggota-anggota Kerajaan Allah. Implikasinya ialah bahwa cara masuk ke dalam Kerajaan Allah adalah menjadi seperti anak kecil itu.

Kata brefos tadi menarik karena menutup tafsiran yang merujuk pada kerendahanhati anak. Seorang bayi belum sampai sombong atau tidak, tetapi kerendahannya adalah sesuatu yang objektif. Pemungut cukai itu tidak berpura-pura menyesali dosanya, dia tidak berlagak sebagai orang yang rendah di hadapan Allah, tetapi dia sadar akan keadaannya yang sebenarnya.

– andrew buchanan

read more… in To Mentiruran

Advertisements

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 2,367 other followers

Blog Stats

  • 946 hits